lain-lain

Pergantian Karyawan

07.23vidya putra

Setelah 3 kali berpindah tempat kerja, dan merasakan yang namanya interview, kerja dan resign; dari ketiga tempat tersebut semuanya memiliki siklus perputaran karyawan yang tinggi. Yang saya maksud disini dengan siklus perputaran yang tinggi adalah karyawan sering kali hanya bekerja selama 1 tahun atau kurang, atau mungkin 2 tahun, dan sulit untuk menemukan orang yang sudah bekerja dalam waktu lama (diatas kurang lebih 3 tahun).

Anyway, dari pengalaman saya - sebagian besar perusahaan merasa baik - baik saja walaupun siklus perputaran pegawai tinggi; paling tidak saya merasa atasan mengetahui masalah tersebut, namun tidak mengganggap itu masalah atau tidak merasa hal tersebut perlu dipikirkan. Namun diluar hal tersebut, sebagai orang yang berada di bawah; saya coba perhatikan, rasakan... Sebagian besar karyawan yang berhenti karena alasan yang sama, karena budaya / kebiasaan / sistem kerja di kantor ditambah lagi dengan obrolan negatif diantara karyawan - karyawan perusahaan.

Budaya / kebiasaan / sistem kerja
Ketiga hal tersebut diatas sangatlah penting, karena sangat mempengaruhi kebahagiaan karyawan. Terkadang ada karyawan yang mendapatkan gaji kecil, namun karena budaya perusahaan, kebiasaan dan sistem kerjanya sesuai dan menyenangkan ia bisa betah bekerja lama; namun ada juga karyawan yang sudah mendapatkan gaji besar, namun tetap ingin pindah kerja. Biasanya yang diinginkan oleh seorang karyawan adalah perusahaan yang peduli, budaya kerja yang penuh semangat dan bertanggung jawab, kebiasaan - kebiasaan yang positif dan sistem kerja yang jelas dan tidak merepotkan. Mungkin hal ini terdengar terlalu melebih - lebihkan, terlalu idealis, namun ada perusahaan yang bisa menyenangkan para pegawainya; lihat saja Google yang memberikan banyak sekali kenyamanan, karena karyawan nyaman maka mereka bersedia memberi lebih; atau Apple yang karyawannya sangat bangga akan hasil karya perusahaannya. Jadi membuat karyawan nyaman bukanlah suatu hal yang mustahil, dan karyawan yang nyaman bukan berarti bermalas - malasan; saya pribadi merasa, kalau kamu memberi saya lebih, saya akan bekerja, semakin saya menyukai suatu perusahaan; semakin saya tidak ingin keluar dan bekerja dengan giat, bukankah begitu?

Alasan mengapa penting?
Saya sedikit heran, mengapa perusahaan - perusahaan yang memiliki siklus pergantian karyawan tinggi tersebut biasanya merasa bahwa hal itu biasa; bahkan dengan santai mengatakan bahwa disana siklus pergantian karyawan tinggi; bukankah itu masalah? memang sebagian besar, walaupun siklus pergantian karyawannya tinggi perusahaan tetap berjalan - bahkan tetap bisa menjadi perusahaan besar. Namun bukankah biaya yang dibutuhkan juga menjadi besar? biaya dan tenaga untuk interview, biaya dan tenaga untuk mengurus administrasi serta biaya dan tenaga untuk mengurus karyawan yang resign; terakhir tentunya minimnya tenaga kerja yang ahli diperusahaan.

Satu hal yang menjadi alasan mendasar adalah ketika seseorang dalam kesulitan tidak akan bisa bekerja dengan baik, lalu bagaimana seorang karyawan yang bekerja berlebih, gaji kecil, memiliki banyak hal yang harus dipikirkan dapat fokus pada pekerjaannya? lihat saja Google, memberikan tempat makan siang dengan makanan sehat dengan koki yang terkenal (biasa masak untuk artis - artis), menyediakan tempat bermain untuk menghilangkan stress, memberikan tempat penitipan anak untuk mereka yang memiliki anak kecil, bahkan memiliki tempat untuk menyusui bagi ibu yang memiliki bayi, bahkan menyediakan kandang anjing untuk karyawan yang memiliki anjing; dan semua itu membuat karyawan tenang dan dapat menggunakan tenaga dan pikiran secara penuh untuk kantor, bahkan mungkin mereka betah di kantor dan bersedia berada di kantor hingga malam.

Lagi pula, dengan memberikan lebih - maka karyawan akan senang bekerja, sehingga perusahaan memiliki kemampuan untuk mendapatkan karyawan yang terbaik. Bahkan tenaga kerja yang berkualitas akan banyak terserap. Tapi ini hanyalah pendapat saya yang belum tentu benar, tapi suatu ketika nanti kalau saya sudah memiliki perusahaan sendiri, saya rasa inilah yang terbaik; bagaimana setuju?

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Instagram

Formulir Kontak