lainnya

Bagaimana Menentukan "gaya foto"

06.35vidya putra

Waktu sedang browsing - browsing sambil menonton CreativeLive workshop di internet, tidak sengaja saya menemukan bacaan menarik di Phlern.com dengan judul yang sama seperti artikel ini "How to Define Your Style". Artikel tersebut ditulis oleh Ryan Cooper, seorang photographer dari Vancouver - America.


Sebagai seorang fotografer pada suatu saat pasti akan mendengar kata "gaya foto" karena penting jika ingin sukses di dunia fotografi, karena gaya foto kita akan membedakan kita dengan fotografer lainnya. Di tulisannya Ryan mendefinisikan "gaya" (STYLE) sebagai rasa yang muncul secara konsisten pada hasil karya yang diciptakan oleh seorang seniman. Di bawah sadar "gaya" bisa muncul pada penampilan, subjek atau emosi. Dengan adanya "gaya" maka seorang seniman dapat menciptakan rasa kesatuan pada hasil karyanya, bisa dalam cahaya tertentu hingga cara edit akhir di software seperti photoshop.

Jadi ada 3 langkah bagaimana kita dapat berlatih dan menajamkan "gaya foto" kita, yaitu :
1. Tulis di kertas 5 kata yang dapat mewakili hal yang kita cintai dari foto kita. Terjemahkan hal ini dengan bebas, kita dapat menuliskan emosi, perasaan, warna, kata benda, dll yang muncul di kepala kita yang dapat mewakili apa yang kita cintai tentang fotografi.
2. Kemudian buat daftar baru, yang berisi hanya 3 kata yang memancarkan apa yang kita tidak inginkan pada foto kita. Tapi ketiga hal ini haruslah hal yang POSITIF. Anggaplah sebagai 3 pujian yang kita tidak inginkan.
3. Bawalah terus kertas ini atau letakkan di tempat yang sering kita lihat. Kemudian setiap kali kita akan memfoto, ingatlah selalu hal ini, khususnya 3 hal yang kita tidak inginkan pada foto kita.

Dengan melatih hal ini, perlahan - lahan foto - foto kita akan memiliki rasa yang sama, dan semakin menggambarkan apa yang kita suka, menggambarkan "gaya foto" kita. Khususnya bagi fotografer pemula, saya rasa hal ini sangat bagus untuk dilatih, karena biasanya dari pengalaman saya seorang fotografer pemula akan memiliki gaya foto yang mirip dengan mentornya, dengan gurunya, pada awalnya hal ini tidak menjadi masalah, tapi jika tidak menemukan gaya foto-nya sendiri maka seorang fotografer tidak bisa menonjol dan mandiri.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Instagram

Formulir Kontak